Just another free Blogger theme

Kamis, 27 Maret 2025

 

Yuk, Belajar Menyusun Skala Prioritas dan Merancang Anggaran!

Halo, teman-teman! 👋
Pada pelajaran Bahasa Indonesia kelas VI dalam Kurikulum Merdeka, kita belajar topik yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, yaitu tentang skala prioritas dan perencanaan anggaran. Lewat materi ini, kita diajak untuk merefleksikan pengetahuan baru dan membandingkannya dengan pengalaman kita sendiri.

Apa Itu Skala Prioritas?

Skala prioritas adalah daftar urutan kebutuhan yang disusun dari yang paling penting hingga yang bisa ditunda. Dengan menyusunnya, kita jadi tahu hal apa saja yang harus didahulukan dan mana yang bisa dilakukan belakangan.

Contohnya saat kamu punya banyak kegiatan dalam sehari—dengan membuat skala prioritas, kamu bisa memilih mana dulu yang harus kamu kerjakan supaya waktu dan energi kamu tidak terbuang sia-sia.

Cerita Salma dan Uang Sakunya

Salma mendapatkan uang saku bulanan dari orang tuanya. Tapi, semua kebutuhan pokok seperti makan, alat tulis, biaya sekolah, dan transportasi sudah dipenuhi. Jadi, uang sakunya bisa dia gunakan untuk hal-hal yang dia sukai, seperti membeli barang atau menikmati hobinya.

Meskipun bebas, Salma tetap bijak dalam membelanjakan uangnya. Ia terbiasa menulis daftar kebutuhan dan keinginannya dalam buku harian, lalu memberi tanda bintang untuk hal yang paling penting. Barang-barang yang sudah dibeli atau tidak ingin dibeli lagi akan ia coret dari daftar.



Saatnya Menyusun Skala Prioritas Liburan!

Nah, bayangkan Salma dan teman-temannya sedang merencanakan liburan ke Yogyakarta. Mereka diminta menyusun skala prioritas pengeluaran selama di sana. Berikut contoh urutannya dari yang paling penting:

KebutuhanUrutan PrioritasAlasan
Makan siang1Kebutuhan utama
Makan malam2Kebutuhan utama
Oleh-oleh untuk keluarga3Agar keluarga di rumah ikut merasakan kebahagiaan liburan
Tiket masuk Candi Borobudur4Bagian utama dari acara wisata
Tiket masuk Keraton Yogyakarta5Termasuk dalam kunjungan penting
Tiket masuk Museum Merapi6Salah satu tempat edukatif yang wajib dikunjungi
Camilan7Hanya untuk selingan, bukan kebutuhan utama
Membeli kaus khas Yogyakarta8Kenang-kenangan, bukan kebutuhan pokok
Es krim gelato9Hanya untuk kesenangan sesaat
Naik mobil hias di Alun-Alun Kidul10Hiburan tambahan
Naik andong di Jalan Malioboro11Pengalaman yang menyenangkan, tapi tidak wajib
Oleh-oleh untuk tetangga12Untuk menjaga hubungan sosial, tetapi tidak prioritas utama

Merancang Anggaran Belanja Saat Liburan

Setiap siswa memiliki tabungan sebesar Rp500.000,00. Berikut adalah contoh anggaran yang disusun berdasarkan skala prioritas:

KebutuhanBiayaKeterangan
Biaya bus dan penginapanRp0,00Ditanggung oleh sekolah
Makan siang (3x @Rp20.000)Rp60.000,00Makan pokok
Makan malam (2x @Rp25.000)Rp50.000,00Makan pokok
Oleh-oleh untuk keluargaRp150.000,00Untuk orang tua dan saudara di rumah
Tiket masuk Candi BorobudurRp50.000,00Kunjungan utama
Tiket masuk Museum MerapiRp5.000,00Tempat wisata edukatif
Tiket masuk Keraton YogyaRp10.000,00Ikut melestarikan budaya Indonesia
CamilanRp15.000,00Pengisi waktu saat istirahat
Kaus khas YogyakartaRp100.000,00Kenang-kenangan pribadi
Es krim gelatoRp25.000,00Menikmati momen liburan
Oleh-oleh untuk tetanggaRp35.000,00Bentuk perhatian dan silaturahmi
TotalRp500.000,00Anggaran tersusun rapi dan terencana

Penutup

Dengan menyusun skala prioritas dan merancang anggaran, kita belajar untuk lebih bijak dalam membuat keputusan, terutama soal keuangan. Hal ini penting tidak hanya saat liburan, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Jadi, yuk kita biasakan membuat daftar kebutuhan, mempertimbangkan apa yang penting, dan menggunakan uang dengan bijak. Kamu siap jadi perencana andal?



"Untuk saran dan masukan, silakan hubungi kami melalui email di mputro45@guru.sd.belajar.id

0 komentar:

Posting Komentar